PLN Oh PLN

by Dody Eka Putra on October 31, 2009

plnTulisan kali ini agak menyimpang dari topik blog saya, tapi saya merasa perlu menulis hal ini mengingat begitu banyaknya cerita, keluhan bahkan belakangan ini banyak aksi demo yang dilakukan oleh Mahasiswa dan LSM terkait dengan PLN.

Mati Lampu…  itulah sumber dari semua persoalan ini. sebenarnya hal tersebut sudah jadi kebiasaan dari tahun tahun sebelumnya namun di 2009 ini,  kejadian mati lampu benar benar sudah melampaui batas. bayangkan saja dalam 1 kali 24 jam listrik hanya nyala 10 jam. siapa yang dirugikan ?

Bila kita bicara untung rugi, jelas kita masyarakat selaku konsumen yang dirugikan. setiap bulan kita membayar tagihan listrik tapi kita tidak bisa menikmati listriknya secara penuh. coba ada perusahaan penyedia listrik selain PLN, mungkin kita udah rame-rame pindah kesana.

Setiap ada giliran pemadaman listrik, sebenarnya PLN selalu memberitahukannya lewat media massa seperti koran. sebagai contoh misalnya ada pemadaman listrik selama 1 minggu dari tanggal 20 oktober s.d 27 Oktober 2009. masing masing rayon PLN atau daerah mendapatkan giliran masing masing 3 kali sehari dengan durasi sekali 3 jam. misal, jam 05.30 Wib pagi mati nyalanya jam 08.30 Wib, terus mati lagi jam 11.30 Wib dan nyalanya jam 14.30 Wib.

Tapi kenyataan dilapangan sangat berbeda sekali dengan apa yang ada di pengumuman tersebut, mulai dari jam matinya sampai ke jumlah mati per harinya. yang lebih hebat lagi listrik baru nyala jam 17.30 Wib sore, jam 18.30 wib nya mati lagi. hal seperti ini begitu sering terjadi, tidak hanya 1 kali atau 2 kali.

PLN sendiri mempunyai nomor Call Center untuk tiap kota, contohnya untuk Pekanbaru Nomor Call Centernya adalah 123. disamping itu mereka juga mempunyai pusat pengaduan gangguan di setiap rayon dengan nomor telponnya masing masing. hal ini sebenarnya sangat membantu konsumen dan pelanggan dalam hal melakukan pengaduan atau bertanya mengenai listrik. cuma yang terjadi sangat ironis sekali. setiap ada gangguan listrik seperti mati bergiliran baik yang sesuai jadwal dan tidak sesuai jadwal nomor nomor tersebut selalu tidak bisa dihubungi. mulai dari terdengar nada sibuk seperti telpon digantung sampai tidak adanya nada sambung di pesawat telpon.

Dampak krisis listrik ini sangat dirasakan sekali ditengah tengah masyarakat, seperti bagi usaha kecil dan usaha rumah tangga yang memanfaatkan energi listrik untuk kegiatan mereka, akibatnya mereka harus mengeluarkan modal lagi untuk beli Genset dan biaya rutin untuk bahan bakarnya, sehingga keuntunganpun akan menurun. dulunya hanya bayar tagihan listrik setiap bulan, sekarang harus dialokasikan uang untuk pembelian bahan bakar genset.

Disamping itu bagi anak-anak sekolah dampak mati listrik juga sangat dirasakan. mulai dari tidak bisanya mereka menggunakan alat alat praktek yang menggunakan tenaga listrik di sekolah sampai sulitnya untuk menghafal pelajaran di malam hari (belajar di rumah).  Gelap itulah yang mereka alami, walau terkadang bisa diterangi oleh cahaya lilin atau lampu lentera, namun tetap juga terasa mengganggu. akhirnya nilai merekapun jadi turun dan praktikum dengan menggunakan alat listrikpun ditangguhkan.

Selain 2 hal diatas adalagi hal lain yang diakibatkan oleh seringnya listrik mati terutama di malam hari yaitu pencurian dan kemalingan. bagaimana tidak kondisi lingkungan yang gelap gulita dan sepi dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk mengeruk keuntungan dengan masuk ke rumah warga dan mengambil benda benda berharga. saya pernah baca di Koran, bahwa warga dihimbau untuk waspada pada saat listrik mati di malam hari.

Si Jago Merah pun tidak tinggal diam, sering terjadi aksi si jago merah ini selama musim listrik mati. hal ini disebabkan oleh api dari lilin yang digunakan sebagai alternatif penerangan di malam hari.

PLN sepertinya harus lebih respektif dalam menyikapi persoalan ini. solusi yang tepat dan cepat sangat diperlukan. Transparansipun sebaiknya juga lebih dikedepankan terutama menyangkut alasan atau penyebab listrik mati. selama ini yang masyarakat ketahui hanya karena debit air yang menurun dan adanya pemeliharaan. hari sudah musim penghujanpun listrik tetap mati.

Dengan kondisi ini sebaiknya ada yang menjembatani antara pelanggan dan PLN. hal ini diperlukan sebab ada ketimpangan yang terjadi seperti jika pelanggan telat membayar tagihan konsekuensinya di denda dan sambungan listrik ke rumah bisa diputus. sebaliknya bila listrik mati tanpa alasan yang jelas, tidak ada kompensasinya ke pelanggan. selanjutnya bila ada peralatan – peralatan listrik milik pelanggan yang murni rusak sebagai akibat listrik mati, atau tidak stabilnya tegangan listrik apakah PLN mau mengganti ? minimal menanggung biaya perbaikan.

Saya berharap tulisan ini baca oleh petinggi-petinggi negara kita sehingga mereka mampu mencarikan solusi atau setidaknya mereka tahu kejadian yang sesungguhnya, sebab bila mereka datang berkunjung ke negeri ini dalam suatu acara ataupun kunjungan kerja, listriknya mampu nyala secara keseluruhan disemua tempat dan daerah. dan setelah mereka kembali ke pusat listriknya kembali mati.

Incoming search terms:

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

{ 5 comments… read them below or add one }

bang FIKO November 2, 2009 at 10:09 am

Emang parah banget, Mas… Apalagi rayon Bukit Raya tempat tinggalku. Sepertinya paling sering jadi korban. Di daerah lain gak pernah mati dalam beberapa hari, di daerah kami justru mati sampai hampir 12 jam. Sangat menyedihkan, mungkin karena tidak ada pejabat yang tinggal di daerah kami.

Reply

dodypku November 3, 2009 at 12:15 pm

Nggak hanya Rayon Bukit Raya aja Bang Fiko, Rayon Rumbai juga nggak jauh berbeda. malah matinya pernah sampai 24 jam. dan yang makin membuat kita jengkel adalah baru nyala beberapa menit aja, mati lagi… yang masih menjadi pertanyaan saya kenapa sampai saat ini belum ada solusi yang paling tepat dan cepat.

Reply

attayaya November 2, 2009 at 11:06 am

aaaaaarrgghhhhhhhhh
pln mbikin peralatanku rusak
dompet jebol beli bensin genset mululu
aaaaaaaaarggggggghhhhhhhhhh
.-= attayaya’s last post blog ..Menaikkan Traffic melalui Twitter.com dan Facebook.com =-.

Reply

dodypku November 3, 2009 at 12:17 pm

Benar sekali….. dompet kita jadi jebol alias ada pengeluaran baru buat beli bensin / solar genset. cuma kita berharap masalah ini cepat selesai. setidaknya cukup 1 kali aja dalam 1 hari matinya.

Reply

Ricky April 18, 2010 at 9:39 am

daerah sekitar jombang dkt rel kreta api sudimarara sampai kp masjid seing tarjd padam lstrik katanya penyakitnya dr over lud,tolomg mslh ini di perbaiki secara tuntas karna bnyk sekali merugikan konsumen

Reply

Leave a Comment

CommentLuv badge
[+] kaskus emoticons nartzco

Previous post:

Next post: